Wednesday, August 24, 2005

Bukan Apel, Tapi Apel

Hai, ni ada artikel tentang buah APEL. Pengin neliti tentang apel, tapi udah banyak kali ya....

APEL dikenal sebagai sumber mineral kalium dalam jumlah sedang, selain rendah mineral natrium, energi/kalori, dan vitamin C. Apel segar berikut kulitnya yang berdiameter sekitar 7 cm dan berat 138 gram, menyediakan kalium 159 mg, natrium 1 mg, energi 81 Kal, dan vitamin C 8 mg.

Namun, di samping mengandung zat-zat gizi, apel juga mengandung sejumlah zat nirgizi (zat selain zat gizi) atau zat fitokimia yang saratdenganmanfaat bagi kesehatan. Penelitian mutakhir menunjukkan, makanan apel dapat membantu melindungi paru-paru dari ancaman polusi udara dan asap rokok. Kuncinya adalah zat fitokimia yang ada pada apel.

Kuersetin
Dr Barbara Butland bersama kolega-koleganya dari The Medical School ofSt. George's Hospital, London, Inggris, meneliti fungsi paru-paru 2.500 lebih laki-laki berumur 45-59 tahun yang berasal dari daerah Wales.

Butland beserta tim penelitinya mengukur banyak udara yang dapat diembuskan oleh sejumlah laki-laki tersebut dalam satu detik. Mereka dimintapula mengisi formulir daftar pertanyaan seputar riwayat kesehatan, gayahidup,dan kebiasaan makan mereka. Lima tahun kemudian responden-responden tersebut kembali diminta untuk melakukan prosedur penelitian yang sama. Hasilnya? Laki-laki yang memiliki kebiasaan makan apel minimal lima buah per minggu ternyata mempunyai fungsi paru-paru lebih baik daripada yang tidak memiliki kebiasaan itu. Mengonsumsi apel lima buah per minggu dapat meningkatkan kapasitas paru-paru sebanyak 138 mililiter.

Para peneliti berpendapat bahwa yang bertanggung jawab terhadap efek menyehatkan dari apel adalah antioksidan yang terdapat dalam apel. Antioksidan adalah zat pencegah oksigen bergabung dengan zat lain untuk menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh.

Apel, sebagaimana sudah dipaparkan di muka, mengandung vitamin C yang telah lama diketahui sebagai zat gizi antioksidan. Namun, bukan hanyavitamin C yang memberikan efek perlindungan terhadap penurunan fungsiparu-paru selama periode penelitian tersebut. Kuersetin (quercetin), zat fitokimia antioksidan yang dijumpai pada apel dalam kadar tinggi, justrudianggap lebih berperan penting.

Kuersetin adalah salah satu zat aktif kelas flavonoid yang secara biologis amat kuat. Bila vitamin C mempunyai aktivitas antioksidan 1, maka kuersetin memiliki aktivitas antioksidan 4,7.
Flavonoid merupakan sekelompok besar antioksidan bernama polifenol,yang terdiri atas antosianidin, biflavon, katekin, flavanon, flavon, dan flavonol.Sedang kuersetin termasuk dalam keluarga flavonol.

Flavonoid dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas-molekul tak stabil yang timbul karena proses kimia normal tubuh dan pengaruh lingkungan lain, seperti polusi udara dan asap rokok. Kuersetin dapat membantu melindungi kerusakan sel paru-paru yang disebabkan oleh polusi udara dan asap rokok.

Riset sebelumnya (sebuah studi epidemiologis Finlandia) menunjukkan,asupan (intake) kuersetin, yang terutama berasal dari apel dan bawang merah,berhubungan terbalik dengan risiko kematian akibat penyakit jantung danpembuluh darah. Artinya makin tinggi asupan kuersetin, makin rendah angkakejadian kematian karena penyakit jantung.
Riset yang dilakukan oleh Michael GL Hertog PhD dari Institut KesehatanMasyarakat dan Perlindungan Lingkungan Nasional, Belanda, menunjukkanbahwa apel segar (berikut kulitnya) mengandung kuersetin 17-55 mg. Kadar itu lebih tinggi dibandingkan dengan saus apel (18-22 mg) dan jus apel (2,5 mg/L).

Generasi baru
Di samping kuersetin, apel pun mengandung zat-zat fitokimia lain yang mempunyai aktivitas antikanker, yakni asam elagat, asam kafeat, asam klorogenat,dan glutation (glutathione).
Tiap 100 gram apel utuh segar dan jus apel segar terkandung asam elegat,asam kloregenat dan asam kafeat secara keseluruhan kira-kira 100-130 mg.Sementara glutation sebanyak 21 mg dapat ditemukan dalam setiap 100 gram apel segar.

Asam elagat berperan sebagai "obat" antikanker generasi baru, dengan aksi utama melindungi kromoson dari kerusakan dan menghambat aksi dari banyak polutan (bahan cemaran lingkungan) yang mencetuskan kanker.

Hasil penelitian menunjukkan, asam elagat dapat menghambat pengaruh beberapa senyawa pencetus kanker pada asap rokok-dikenal secara kolektif sebagai PAH (polycylic aromatic hydrocarbons), termasuk bahan-bahan kimiaberacun seperti benzopyrene.

Sementara glutation, zat fitokimia antioksidan penting dalam tubuh, adalahbahanantikanker penting yang dapat membantu efek racun dari logam berat, sepertitimah hitam. Zat tersebut juga dapat mengeliminasi pestisida dan bahan pelarut. Adanya asam elagat bersama-sama dengan glutation dapat meningkatkan daya kerja glutation.

Lebih baik segar
Untuk memperoleh manfaat apel yang optimal bagi kesehatan tubuh, bentuksediaannya perlu diperhatikan. Apel segar umumnya lebih baik daripada yang sudah diolah. Riset menunjukkan bahwa kandungan dari banyak senyawa antikanker apel dijumpai lebih tinggi pada apel dalam keadaan segar dibandingkan dengandalam keadaan telah diolah/dimasak. Pada tiap 100 gram apel utuh segar dan jus apel segar terdapat asam elagat, asam klorogenat dan asam kafeat sebanyak 100-130 mg, tetapi konsentrasi ketiga senyawa itu nol atau mendekati nol pada produk apel yang sudah diolah.

Demikian pula halnya dengan glutation dan kuersetin. Apel segar mengandung glutation 21 mg setiap 100 gramnya, sedangkan apel yang telah diolah nol.Konsentrasi flavonoid, termasuk kuersetin, dalam makanan yang diproses lebihrendah 50 persen daripada produk segarnya.

Untuk mendapatkan mutu buah apel terbaik, beberapa kiat berikut dapat dilakukan. Pilihlah apel yang keras dan bebas dari kerus-kerut, bintik-bintik lembek,dan area-area 'memar'. Simpanlah apel dalam lemari pendingin. Apel yang disimpan pada suhu kamarakan cepat busuk menyerupai tepung. Dengan menyimpan dalam lemari pendingin,apel akan tetap segar selama dua minggu atau lebih, tergantung padavarietasnya.(Nurfi Afriansyah, peneliti pada Puslitbang Gizi, Bogor).

Why I choosed Phytochemistry?

Beberapa jenis bahan pangan tak sekadar mengandung zat-zat gizi yang menyehatkan. Namun juga berkhasiat menguatkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal penyakit dari serangan jantung hingga kanker. Menurut Dra. Emma S. Wirakusumah, M.Sc., dari Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga, Institut Pertanian Bogor, dalam bukunya Buah dan Sayur Untuk Terapi, beberapa jenis sayuran dan buah-buahan mampu menurunkan kolesterol darah dan kadar gula darah, mencegah penyebaran sel kanker, mempunyai kekuatan sebagai antibiotik, menyembuhkan luka lambung, mengurangi serangan rematik, mencegah diare, dll.Menariknya lagi, bahan pangan yang berkhasiat tersebut, umumnya bukanlah jenis bahan pangan yang asing bagi kita atau yang sulit didapat. Bahan tersebut umumnya selalu ada di sekitar kita, tapi barangkali sering kita anggap remeh karena begitu mudah didapat. Berikut ini adalah 12 diantaranya:
Apel
Apel adalah sumber kuersetin (quercetin), zat fitokimia yang bermanfaat memerangi radikal bebas pemicu serangan jantung dan kanker. Apel yang tidak dikupas, kaya serat yang bermanfaat membantu melancarkan sistem pencernaan dan menurunkan kadar kolesterol darah. Karena mengandung serat dan fruktosa (gula buah), apel memiliki indeks glikemik rendah. Artinya, apel mampu menstabilkan gula darah dan mempertahankan rasa kenyang lebih lama dibandingkan buah yang lain. Namun begitu, jika ingin memakan apel tanpa dikupas, sebaiknya pilih apel yang dibudidayakan secara organik. Sebab pada umumnya buah apel yang tidak organik telah disemprot dengan pestisida untuk mencegah terkena hama. Juga disemprot dengan lilin supaya tidak cepat busuk.

Brokoli
Brokoli mengandung sulforafan (sulforophane), zat fitokimia yang berkhasiat mencegah pertumbuhan sel-sel kanker. Hasil penelitian yang dilakukan di Sekolah Kedokteran Universitas Utah di Salt Lake City, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa lutein, antioksidan yang bermanfaat melindungi fungsi penglihatan yang ditemukan dalam brokoli, juga dapat mengurangi risiko kanker usus besar (kolon). Jenis sayuran ini juga kaya asam folat, serat, beta karoten, dan vitamin C yang bermanfaat membantu mencegah serangan jantung.

Bawang putih
Bawang putih bermanfaat melancarkan sirkulasi darah dan mengendalikan kadar kolesterol darah. Dalam bawang putih juga terdapat senyawa sulfur yang bisa mencegah pertumbuhan sel-sel kanker. Dari penelitian yang dilakukan di lowa, Amerika Serikat, pada 1994 terhadap 41.837 wanita ditemukan bahwa mereka yang sering mengkonsumsi bawang putih risikonya menderita kanker kolon menurun 30 persen. Beberapa ahli mengatakan bahwa memakan bawang putih mentah itu penting, tapi barangkali hal inikurang baik bagi napas Anda. Jadi jika Anda ingin mengkonsumsi bawang putih, setelah dipotong-potong biarkan dulu. Campurkan dalam masakan sesaat sebelum masakan Anda matang, agar aroma menyengat bawang putih berkurang tanpa merusak kandungan zat aktifnya.

Mangga
Buah mangga adalah sumber karotenoid, bahan penumpas kanker yang baik. Mangga juga kaya vitamin antioksidan C dan E, Satu buah mangga mengandung 7 gram serat yang dapat membantu sistem pencernaan dan kebanyakan terdiri dari serat larut dalam air yang dapat menjaga kolesterol tetap normal.

Jamur
Jamur dari Asia seperti shiitake dan maitake secara tradisional telah biasa dikonsumsi agar panjang umur. Menurut penelitian, maitake dan shiitake mengandung senyawa antikanker, antivirus dan efek pemicu kekebalan. Maitake mencegah pertumbuhan tumoer pada binatang dan shiitake mengandung eritadenin (eritadenine), substansi yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol darah. Sementara jamur dari varietas lain seperti portobello, memiliki khasiat penyembuhan juga. Selain kaya vitamin B yang bisa memperbaiki mood, juga kaya mineral tembaga, protein, dan serat. Sebelum dimakan, jamur wajib dimasak, untuk membunuh zat karsinogenik (penyebab kanker) alami dalam jumlah kecil yang dikandungnya.
Pepaya
Sarat dengan beta karoten dan vitamin C, pepaya adalah penguat kekebalan tubuh dan pembasmi kanker. Merupakan sumber serat laurt yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol darah. Pepaya mengandung enzim papain yang dapat membantu pencernaan dan meredakan peradangan. Selain bisa membantu penyembuhan luka dan cedera pada jaringan kulit, pepaya juga membantu mengatasi penyakit peradangan seperti artritis dan demam.
Anggur merah
Anggur merah terkenal dengan kemampuannya untuk mencegah serangan jantung. Para peneliti percaya bahwa anggur merah bisa menjawab semua ironi yang terjadi pada masyarakat Perancis, yaitu banyak mengkonsumsi makanan berlemak tinggi tapi hanya sedikit yang terkena serangan jantung. Ternyata anggur merah yang digunakan untuk membuat red wine kaya polifenol, zat antioksidan yang berfungsi membantu mencegah serangan jantung. Selain itu, anggur juga mengandung senyawa bernama asam tartarat (tartaris acid) yang bekerja sama dengan serat untuk mencegah penyakit kolon.

Tempe
Tempe adalah hasil olahan kedelai yang paling bermanfaat. Fermentasi membuat proteinnya menjadi lebih mudah dicerna. Berdasarkan analisis dari 38 penelitian yang dilakukan pada tahun 1995, tempe berkhasiat menurunkan total kolesterol, LDL (kolesterol 'jahat'), trigliserida dan meningkatkan HDL(kolesterol 'baik'). Penelitian lain juga menyebutkan bahwa tempe dapat membantu meredakan gejala-gejala menopause dan mencegah osteoporosis. Kedelai mengandung estrogen tanaman (fitoestrogen) yang diduga mampu mencegah kanker payudara.

Tomat
Kaya akan antioksidan likopen, tomat membantu mencegah serangan jantung dan kanker, khususnya kanker prostat, payudara dan pankreas. Dari sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard terhadap 48.000 pria diperoleh kesimpulan bahwa mereka yang makan produk olahan dari tomat sebanyak 10 kali seminggu lebih rendah 35% risikonya terkena kanker prostat daripada pria yang makan tomat kurang dari 1 ½ kali seminggu.Mengkonsumsi makanan kaya likopen juga mengurangi resiko terjadinya bercak-bercak (macular degeneration) karena usia. Anda bisa menemukan likopen pada beberapa produk olahan tomat seperti saus tomat, pasta tomat, sup krim tomat, sambal tomat. Tomat yang dimasak dalam minyak membantu tubuh menyerap likopen. Sedangkan tomat segar berisi antioksidan seperti beta karoten, vitamin C, dan vitamin E.
Yogurt
Merupakan sumber mineral pembangun tulang yang baik seperti kalsium dan fosfor. Yogurt juga mengandung bakteri hidup yang bermanfaat bagi tubuh dengan menambah jumlah bakteri baik yang ada di dalam usus kita. Mengkonsumsi bakteri tersebut secara teratur bisa mendesak pertumbuhan bakteri penyebab diare dan peradangan. Yogurt juga bisa meredakan infeksi jamur, mengendalikan kadar kolesterol darah, dan mencegah infeksi pencernaan. Pilihlah mereka yang menunjukkan bahwa isinya merupakan bakteri hidup, kulturnya aktif.

Jahe
Jahe terkenal dengan kemampuannya mengatasi mual. Menurut penelitian, jahe dapat mengatasi mabuk kendaraan, mabuk karena 'ngidam' dan mual karena obat bius. Jahe juga mengandung senyawa gingerol yang bermanfaat menurunkan tekanan darah dan memperbaiki sirkulasi darah.
Teh hijau
Teh hijau kaya akan polifenol, fitokimia kuat yang bisa memerangi radikal bebas, mencegah serangan jantung dan kanker. Selain itu, kesimpulan hasil penelitian terbaru menyebutkan bahwa polifenol bisa merangsang turunnya berat badan dengan mempercepat metabolisme tubuh. Teh hijau berasal dari daun teh yang sama dengan teh hitam, tapi proses pengolahannya berbeda. Teh hijau tidak mengalami fermentasi, sehingga khasiatnya tetap bertahan.

Sumber: Majalah Nirmala Fito-kimia Komponen Ajaib Cegah PJK, DM dan Kanker Arnelia (Puslitbang Gizi Bogor)


Sekitar 200 orang pakar dari berbagai penjuru dunia yang terdiri dari ahli farmasi, biokimia, kimia, gizi dan pangan berkumpul di Guh Moon Go Hall, salah satu ruang yang megah di Temf Hotel, Seoul, Korea Selatan beberapa waktu lalu. Mereka bukan nonton bareng sepakbola Piala Dunia, melainkan membahas mengenai komponen bioaktif pangan yang mempunyai efek kesehatan yang amat menakjubkan, salah satunya fito-kimia. Prof. Bernhard Watzl dari Institute of Nutritional Physiology (FRCN) Karlshure, Jerman menyatakan bahwa fito-kimia terdiri dari karotenoid, fito-sterol, saponin, glucosinolates, polifenol, protease inhibitors, monoterpen, dan fito-estrogen sulfid.Fito-kimia memberikan aroma khas, rasa dan warna tertentu bagi tanaman dalam berintegrasi dengan lingkungan, dan salah satu yang menyebabkan manusia memilihnya. Sebagai komponen bioaktif, fito-kimia memberi dampak faali, metabolisme secara endogen dan eksogen melalui berbagai mekanisme reaksi tubuh.
Fito-kimia mempunyai efek biologi yang efektif menghambat pertumbuhan kanker, sebagai antioksidan, mempunyai ifat menghambat pertumbuhan mikroba, menurunkan kolesterol darah, menurunkan kadar glukosa darah, bersifat antibiotik, dan menimbulkan efek peningkatan kekebalan. Dari sekitar 30.000 fito-kimia yang sudah diketahui sekarang, sebanyak 5.000- 10.000 terdapat dalam bahan pangan. Dan hampir 400.000 jenis tanaman mengandung fito-kimia. Bagi mereka yang senang atau doyan buah-buahan, sayur-sayuran serta biji-bijian, dalam seharinya sudah mengkonsumsi sekitar 1,5 gram fito-kimia. Bagi vegetarian tentu lebih tinggi lagi. Warna yang menarik dari buah-buahan dan sayuran berasal dari senyawa fito-kimia, juga aroma khas dari teh dan kopi berasal dari senyawa fito-kimia.
Bersifat Antikanker
Para ahli percaya bahwa sayur, buah dan biji-bijian dapat mencegah timbulnya kanker dan menurunkan risiko terjadinya tumor. Setelah diteliti lebih jauh ternyata komponen yang ada dalam bahan pangan nabati itu adalah vitamin, mineral, serat dan fito-kimia. Untuk itu salah satu pusat penelitian kanker di Amerika yaitu National Cancer Institute dan European School of Oncology Task Force on Diet, Nutrition and Cancer merekomendasikan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran yang cukup untuk mencegah terjadinya penyakit kanker. Fito-kimia sudah terbukti dapat mencegah timbulnya kanker kolon, payudara dan usus dan lambung.
Isoflavon yang banyak terdapat pada kedelai, ginseng, buah dan sayur dapat menurunkan risiko kanker payudara.
Senyawa fenolik kurkumin dari kunyit dan polifenol katekhin dari teh bersifat protektif terhadap kanker lambung dan usus.
Fito-estrogen selain diduga dapat menunda menopause pada wanita, jugasangat ampuh dalam mencegah kanker.
Tripsin inhibitor yang selama ini diduga dapat menurunkan penyerapan protein, ternyata dapat mencegah timbulnya kanker. Bowman-Birk Inhibitor (BBI) merupakan salah satu tripsin inhibitor yang terdapat dalam kedelai, dapat mencegah terjadinya kanker kolon dan hati. Dilaporkan bahwa hanya BBI yang dapat mencegah terjadinya kanker dan tidak untuk jenis inhibitor lainnya.
Sebagai Antioksidan
Stres oksidatif adalah keadaan ketidakseimbangan antara prooksidan dan antioksidan. Keadaan stress oksidatif sebetulnya dapat diinduksi oleh berbagai faktor, antara lain adalah kurangnya antioksidan atau kelebihan produksi radikal bebas. Radikal bebas sebetulnya diproduksi secara fisiologis oleh sel sebagai konsekuensi logis pada reaksi biokimia dalam kehidupan aerobik. Namun, jika radikal bebas berlebihan dan antioksidan seluler tetap jumlahnya atau lebih sedikit, maka kelebihan radikal bebas ini tidak bisa dinetralkan dan akan berakibat pada kerusakan sel itu sendiri. Kondisi stres oksidatif yang berakibat pada kerusakan sel, dapat menyebabkan terjadinya percepatan proses penuaan, dan bisa menimbulkan penyakit jantung, kanker, dan diabetes mellitus.
Fito-kimia yang bersifat antioksidan aktif adalah karotenoid, polifenol, fito-estrogen, inhibitor-protease dan sulfida.
Karotenoid seperti lycopene dan canthaxanthin, adalah jenis antioksidan yang punya kemampuan tinggi dalam memproteksi oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas. Sedangkan polifenol dikenal sebagai antioksidan tanaman yang sangat superior. Polifenol dari anggur merah dan flavanol quercentin adalah fito-kimia yang sukses mencegah oksidasi LDL (low density lipoprotein) dan kolesterol, sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit kronis.
Menurunkan Kolesterol
Kolesterol rendah merupakan idaman setiap orang, karena kadar kolesterol darah yang tinggi merupakan salah satu pencetus penyakit jantung. Beberapa fito-kimia yang tercatat dapat menurunkan kadar kolesterol secara nyata adalah saponin, fito-sterol, sulfida dan tokotrienol. Bahkan bukan hanyakolesterol total yang dapat diturunkan, kadar lemak darah juga dapat diturunkan.Fito-kimia menggunakan dua kunci dalam menurunkan kolesterol darah. Pertama, senyawa fito-kimia saponin dan fito-sterol bisa menurunkan tingkat absorpsi kolesterol dan meningkatkan ekskresi, sehingga secara langsung dapat mengurangi kolesterol yang masuk ke dalam tubuh.Fito-kimia tokotrienol dapat menghambat kerja enzim pada metabolisme kolesterol hati. Sangat banyak literatur yang membuktikan fito-kimia bisa menurunkan kolesterol secara efektif. Informasi terakhir melaporkan, fito-kimia bisa menurunkan tekanan darah, kadar glukosa, dan menghambat proses peradangan.

Antimikroba
Sebagai antimikroba, beberapa senyawa fito-kimia dilaporkan dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit. Isoflavon dari kedelai sudah dikenal sebagai anti infeksi terhadap E.coli dan antidiare. Polifenol dari ekstrak daun jambu biji sering digunakan sebagai obat antidiare dan antimikroba bagi penderita sakit perut. Sulfida dari bawang putih, isotiosianat dan tiosianat sudah dibuktikan sangat baik sebagai antimikroba. Senyawa frenol dari strawberi dari jenis kranberi dan strawberi hitam ternyata sangat efektif sebagai antimikroba.

Jenis-jenis fito-kimia
Karotenoid
Karotenoid mempunyai warna kuning sampai merah yang memberikan warna pada buah dan sayuran. Karotenoid terdiri dari lycopen, alfa dan beta karoten, xanthofil, lutein, zeaxanthin dan kriptoxanthin. Lebih dari 600 jenis karotenoid yang terdapat di alam, hanya 40 jenis yang terdapat dalam makanan. Sumber karotenoid adalah sayuran hijau. Buah-buahan juga mengandung karotenoid, khususnya yang berwarna kuning sampai merah. Tomat dan wortel dikenal sebagai sumber utama karotenoid. Sedangkan jenis sayuran seperti bayam dan kangkung adalah sumber karotenoid. Rata-rata konsumsi karotenoid dalam seharinya bagi yang doyan makan sayur dan buah adalah sekitar 6 mg. Khasiatnya adalah sebagai antioksidan.
Fito-sterol
Fito-sterol yang utama adalah beta-sitosterol, stigmasterol dan campesterol. Fito-sterol berperan menghambat penyerapan kolesterol sehingga dapat menurunkan penyerapan kolesterol total. Sumber utama fito-sterol adalah biji-bijian dan minyak nabati. Bagi yang suka mengkonsumsi biji-bijian dan minyak sayur, rata-rata dalam sehari dapat mengkonsumsi sebanyak 150-400 mg fito-sterol.
Saponin
Saponin memberikan rasa pahit pada bahan pangan nabati. Sumber utama saponin adalah biji-bijian khususnya kedelai. Saponin dapat menghambat pertumbuhan kanker kolon dan membantu kadar kolesterol menjadi normal. Tergantung pada jenis bahan makanan yang dikonsumsi, seharinya dapat mengkonsumsi saponin sebesar 10-200 mg.

Polifenol
Polifenol adalah asam fenolik dan flavonoid. Polifenol banyak ditemukan dalam buah-buahan, sayuran serta biji-bijian. Rata-rata manusia bisa mengkonsumsi polifenol dalam seharinya sampai 23 mg. Khasiat dari polifenol adalah antimikroba dan menurunkan kadar gula darah.

Fito-estrogen
Fito-estrogen terdiri dari isoflavon dan lignin. Fito-estrogen banyak terdapat pada biji-bijian dan kacang-kacangan khususnya kedelai. Fito-estrogen dapat menghambat kanker payudara dan diduga dapat menunda masa menopause pada wanita.

Sulfida
Sulfida lebih identik dengan senyawa sulfur pada bawang putih. Selain pada bawang putih sulfida juga terdapat pada bawang merah. Sulfida dapat menghambat pertumbuhan mikroba.

Monoterpen
Monoterpen merupakan senyawa volatil yang terdapat pada tanaman. Monoterpen yang terkenal adalah menthol (peppermint), carvon dan limonen. Monoterpen dapat menghambat pertumbuhan kanker, khususnya kanker payudara.
Protease Inhibitor
Protease Inhibitor yang banyak ditemukan adalah sejenis tripsin inhibitor. Sumber utama protease inhibitor adalah kacang-kacangan khususnya kedelai. Protease inhibitor juga berkhasiat sebagai antikanker.

Makanan tradisional kaya fito-kimia
Menu makanan tradisional Indonesia pada umumnya kaya akan kandungan fito-kimia. Bukan hanya buah-buahan atau sayuran impor yang kaya akan fito-kimia, tetapi buah-buahan tradisional seperti apel malang, simanalagi, jambu biji, jambu air, belimbing dan masih banyak lagi buah-buahan asalIndonesia yang kaya akan fito-kimia. Sayur-sayuran seperti pecai (kubis putih), bayam, kangkung dan sebagainya juga mengandung fito-kimiacukup banyak. Biji-bijian dan kacang-kacangan seperti kacang kedelai, kacang koro, kacang hijau juga mengandung fito-kimia cukup baik. Juga termasuk serealia yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, menu makanan tradisional yang biasa dikonsumsi sudah cukup baik kalau ditinjau dari sumber komponen bioaktif fito-kimia.Jamu tradisional asal Indonesia juga sudah banyak yang mengklaim mengandung komponen bioaktif fito-kimia. Bahkan beberapa pabrik jamu besar, secara khusus melakukan penelitian dan menciptakan jamu dalam bentuk kapsul atau tablet dengan komponen bioaktif fito-kimia. Demikian juga beberapa pabrik farmasi besar telah menghasilkan sejenis obat tradisional dengan komponen aktif fito-kimia.
Sumber : Kompas (8 Agustus 2002)

Monday, August 01, 2005

I'm back to Bandung!

Hai, dah lama gak ngisi blog ini. Maklum, orang sibuk gitu loh!Skarang aku barusan pulang dari acara magang di Semarang. Alhamdulillah semuanya lancar dan terkendali. Hehe, emangnya lalu lintas apa! Acara berikutnya kulap ke Surabaya. Hah. Akhirnya tadi terlunasi juga biayanya. Jadi? Tinggal nunggu hari kebrangkatan aja. Sipp....
Selama di Semarang, banyak hal2 yang indah, gak kan mungkin bisa dilupain seumur hidup. Haha, mulai dari ngekos bertiga ama 2 makhluk alim yang ternyata sama jahilnya denganku, dukungan mereka biar aku jadi kepala gudang (he...kalo aku jadi kepala gudang, mas Doel jadi apa ya??), kenal ama orang2 pabrik yang aneh, sampe ngobrol gak ada juntrungannya ama para manager yang pada stress itu.
Eh, bingung ya, mas Doel tuh sapa?? Itu, tuh anak gudang yang lain dari yang lain. Tampangnya blacksweet tapi cool bgt...Nama aslinya siy, kata si Ayu: Slamet Abdullah Rosyid. Hem, Jowo bgt yah?Ya, gitu lah pokoknya. Hubungan yang sederhana itu jadi tambah aneh karena dah ditambah2in ama khayalan tingkat tingginya Ayu en Inge. Huahaha...
Trus ada lagi yg aku baru tau namanya. Attention, nih Yu, Nge! Namanya mas kereta dorong tuh mas Gepeng. Kalo mas Tablet Mencelat blom kecari. Maklum, waktu itu dia khan pake masker, ya.Trus, pak Penimbangan juga blom tau asmane sinten. Oya, bahasa Jawaku jadi rada lumayan, nih setelah dilatih. Emang bener ya, kata orang, kalo sering latihan pasti bisa.
Sekian dulu laporan about magangku. Oya, aku dapet kenang2an obat dari perusahaan, loh. Dapet: Mexon, Carsida, Coparcetin, Bionick, Siobion, Cargesik. tapi koq obat khusus tukang kuda yang juga obat kesayangan aku, Inge en Ayu yaitu Carbidu gak dikasih. Hehehe....

Friday, June 10, 2005

Libur Panjang ala Lia Sweety


Hallo, lagi libur panjang niy!!! Kata radio 99ers tema bulan ini juga: HAUU (Hayu, Ah, Urang Ulin!) Eh, bener gitu teh, tulisannya? Hahaha. Aku gak tau.Hari ini ada semangat baru, ya, setidaknya karena ada sedikit uang di dompetku. Wah. Kemaren2 bawaannya marah mulu ke orang2, habis ga ada duit sih, kan jadi sensi.Tapi sekarang gak deh, janji, hehehe. Weleh ini ada duit gatel bgt pengen dipake daftar ke AI3, itu loh, yang tempat pendaftaran login internet. Tapi ntar aja kali yee... labkom di departemen kayaknya juga belum bisa dioperasikan.

Liburan ini, temen2 pada punya acara sendiri2:
Yang ikhwan dan akhwat ikutan DMM (Diklat Mahasiswa Muslim).
Ada yang magang di berbagai tempat. Oya, mo ngucapin selamat juga buat 8 orang temanku yang keterima magang di KPP Bioteknologi ITB: Eni, Sesq, Wiwien, Lia Mei, sapa lagi ya...hmmm lupa! Ehm, tetep semangat ya...hehehe, khan kalian magang 3 bulan. Yang gak keterima, ya, berarti belum rezekinya. mungkin kalian udah dapet magang di tempat lain.
Selain ikutan DMM, magang, ada yang masih ngeOS adik kelasnya. Huh! Cepetan atuh, dilantik aja. toh kalian (baca: panitia OS) juga butuh anak 04 buat kepentingan himpuan juga, khan.
O iya, ada juga yang ehm...anak kost... so pasti mudik donk! Buat adik seperguruanku: Tarie Meong, met liburan di Yogya. Buat SE@, met liburan ke Embahnya di Boyolali. Buat Ohm, met liburan di Bogor (eh, ini Ohm liburan beneran, magang, ato ikut DMM sich??).Mmm, buat SE@ dan Ohm, kapan nih, rencana kita yang itu? Kalo udah fix, tinggal hubungi aku, yah. Pokoknya aku bisa direpotin sebelum bulan Juli. Soalnya bulan Juli kegiatanku padet bgt.

Btw, mungkin kalian bertanya2...apa sih kegiatan Lia Sweety selama 3 bulan ke depan ini...
Bulan Juni ini, mo nyelesaiin masalah yang blom terselesaikan. Hiks, mau mikirin bareng keluarga, kita sebaiknya mau pindah rumah ke mana. Uang kontraknya juga blom ada. Tahu, khan...kita emang bukan orkay yang bisa tiba2 nyediain duit 8 juta atau lebih.Trus mau mantepin, bakal milih TAnya di UBI (bukan ubi jalar ato ubi yang laen. Ini tuh: Unit Bidang Ilmu) mana. masih bingung nih. Sambil cari bahan juga sih di internet dan koran, bagusnya TAnya tentang apa.Oya, ada proyek rahasia juga di bulan Juni ini. Apa itu? Tunggu aja di update-an berikutnya.
Bulan Juli awal, ada SPMB pas tanggal 6 & 7. Moga2 aku dapet jatah kursi pengawas SPMB. Khan lumayan bwat tambahan uang saku. Uang buat apa sih? Ya itu, buat magang di PT Sampharindo Perdana - Semarang dari pertengahan Juli ampe Agustus. Kayaknya bakal gak jadi magang sebulan nih, coz ternyata ada acara lain di awal bulan Agustus. Bwat magang perlu ongkos ke sana, ngekos, makan selama di sana, duit buat jaga2, de el el. Aduh, cukup gak ya, duitnya...moga cukup. Insya Allah. Ada yang berniat nyumbang? Kontak aja Lia kapanpun Anda mau. Hehehe.
Bulan Agustus, rencananya sih mo ikut Kuliah Lapangan: " HMF Goes To Surabaya". Wee, keren ya namanya? Kayaknya acaranya seseru namanya, tapi sebelnya, biayanya itu loh Rp 300.000,00. Uang segitu bukan jumlah yang sedikit khan,friend?Ga taw, deh, hanya Allah saja yang bakal mutusin aku bakal ikut ato gak. kemaren sih, udah ngetake nama ama DP. Itu juga duitnya minjem dari
SE@. Hehe, makasih, Sil. Absi kulap, kembali deh, qta dihadapkan pada pendaftaran ulang semester baru. Wah, sekarang aja gak tau nih, nasibku, apa lulus Sarjana muda ato gak. kalo lulus, Alhamdulillah, bisa langsung nerusin semester 7. Kalo ada nilai yang bermasalah, gak lulus deh. Ok, deh, PD aja, lagi, Li. You can do it!

Wah, uraiannya udah cukup panjang, ya.Mudah2an semuanya berjalan lancar sesuai keinginan kita. Amien. Jangan lupa, tunggu update-an selanjutnya! C U...

PS: Visit our site:
perguruanchengcheng.tripod.come/home/